Persiapan nikah itu ratusan keputusan kecil. Tanpa urutan yang jelas, semuanya terasa mendesak sekaligus. Checklist ini menyusunnya jadi timeline 12 bulan — kalau waktumu lebih pendek, rapatkan saja jaraknya, urutannya tetap sama.
12–9 bulan sebelum: fondasi
- Tentukan budget total dan siapa menanggung apa (berdua? orang tua ikut?).
- Sepakati skala acara dan perkiraan jumlah tamu dari kedua keluarga.
- Tentukan tanggal (cek juga kalender libur & cuaca) dan mulai menabung dengan target bulanan.
- Survei dan booking venue — venue bagus habis paling cepat, terutama Sabtu di musim nikah.
9–6 bulan sebelum: vendor inti
- Booking katering (sekalian tes menu), dokumentasi, MUA & busana, dan dekorasi.
- Lamaran/tunangan bila ada, beserta seserahannya.
- Mulai susun daftar tamu di satu tempat — jangan tersebar di catatan HP masing-masing keluarga.
6–3 bulan sebelum: detail acara
- Fitting busana pertama, tes rias (trial makeup).
- Foto pre-wedding bila diinginkan — sekalian jadi materi undangan.
- Pilih desain undangan digital, isi cerita cinta, galeri, dan musiknya.
- Susun rundown acara dan daftar pengisi acara (MC, pembaca doa, hiburan).
3–1 bulan sebelum: administrasi & sebar undangan
- Urus dokumen KUA (N1–N4) — daftarkan minimal 10 hari kerja sebelum akad.
- Sebar undangan digital dengan nama tiap tamu, pantau RSVP-nya.
- Konfirmasi ulang semua vendor: jumlah porsi final, rundown, titik kumpul.
- Fitting busana final; siapkan mahar dan perlengkapan akad.
Minggu terakhir
- Gladi bersih di venue bersama keluarga inti dan panitia.
- Serahkan rundown + kontak semua vendor ke satu koordinator (bukan kamu!). Di hari H, tugasmu cuma satu: hadir dan bahagia.
- Tidur cukup. Serius.
Semua checklist ini ada di SiapSah
Budget, tabungan, tamu, vendor, KUA, sampai undangan digital — satu dashboard untuk berdua, saling terhubung.
Mulai Gratis